agen poker online domino poker online
Home » Nasional » Taufik Kurniawan Tak Penuhi Panggilan KPK, Minta Dijadwal Ulang

Taufik Kurniawan Tak Penuhi Panggilan KPK, Minta Dijadwal Ulang

Beliberita.com, Jakarta – Wakil Ketua DPR dari Fraksi PAN Taufik Kurniawan tidak memenuhi panggilan penyidik KPK. Dia sedianya dipanggil untuk menjalani pemeriksaan sebagai tersangka.

“Pagi ini, penasihat hukum dari TK (Taufik Kurniawan) datang membawa surat permintaan penjadwalan ulang,” kata Kabiro Humas KPK Febri Diansyah kepada wartawan, Kamis (1/11/2018).

Febri mengaku belum dapat memastikan apa keputusan dari penyidik. Apabila nantinya dijadwalkan ulang, Febri akan menyampaikannya ke publik.

“Bagaimana keputusan dari penyidik, nanti kami informasikan lagi,” ujarnya.

Taufik dijerat KPK sebagai tersangka karena diduga menerima duit Rp 3,65 miliar dari Bupati Kebumen nonaktif Muhamad Yahya Fuad. Uang itu diduga terkait perolehan anggaran Dana Alokasi Khusus (DAK) fisik pada APBN-P 2016.

“Setelah pelantikan (sebagai Bupati Kebumen), MYF (Muhamad Yahya Fuad) diduga melakukan pendekatan kepada sejumlah pihak, termasuk anggota DPR, salah satunya TK (Taufik Kurniawan),” ucap Wakil Ketua KPK Basaria Pandjaitan di kantornya, Jalan Kuningan Persada, Jakarta Selatan, Selasa (30/10)

Basaria menyebut Taufik diduga dianggap mewakili Dapil Jawa Tengah. Saat itu rencana alokasi DAK sekitar Rp 100 miliar.

Taufik sudah angkat bicara soal status tersangkanya. Dia mengaku menghormati KPK dan bakal kooperatif.

“Atas keputusan KPK tersebut, saya sangat menghormatinya dan akan mengikuti proses hukum tersebut secara baik dan tertib karena saat ini sedang dalam proses penyidikan di KPK,” kata Taufik.

PSI Minta Taufik Kurniawan Mundur Dari Wakil Ketua DPR

Wakil  Ketua DPR Taufik Kurniawan resmi ditetapkan sebagai tersangka atas dugaan kasus korupsi suap. PSI pun meminta Taufik untuk mundur dari jabatannya.

“Taufik mestinya mundur dari wakil Ketua DPR dan anggota DPR Demi nama baik institusi DPR,” ujar Juru Bicara Rian Ernest, dalam keterangan tertulis, Kamis (1/11/2018).

Selain itu, Rian juga mendesak PAN untuk bersikap tegas terhadap penetapan tersangka kadernya itu. Dia meminta Taufik untuk segera diberhentikan.

“PAN sebagi partai di mana Taufik bernaung, pada sisi lain, mesti menunjukkan sikap tegas memberhentikan Taufik dari jabatannya,” katanya.

Di sisi lain, Rian mengaku mengapresiasi KPK atas penetapan Taufik sebagai tersangka itu. Sebab menurutnya, korupsi merupakan penyakit yang menggerogoti negara ini.

“Dengan tetap mengemukakan asas praduga tidak bersalah, saya berharap KPK menunjukkan profesionalitas dengan terus mengusut dugaan aliran dana kasus korupsi ini. Apakah Taufik pelaku tunggal atau ada pihak lain yang menerima aliran uang haram tersebut,” tutur Rian.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*