agen poker online domino poker online
Home » Nasional » Polisi Usut Aksi Pembakaran Bus di Sleman

Polisi Usut Aksi Pembakaran Bus di Sleman

Beliberita.com, Sleman – Sebuah bus angkutan umum dengan nomor polisi AD 1644 CF dirusak dan dibakar massa di Jalan Wates Km 7, Kecamatan Gamping, Kabupaten Sleman. Diduga pemicu aksi pembakaran bus oleh massa itu karena supir bus yang menabrak seorang warga sekitar.

Aksi pembakaran bus oleh massa ini masih akan didalami oleh pihak kepolisian.

“Itu awalnya terjadi lakalantas, bus menabrak seorang warga sekitar. Setelahnya terjadi aksi massa yang masih kita dalami, merusak dan membakar bus,” kata Kapolres Sleman, AKBP Rizky Ferdiansyah saat dimintai konfirmasi wartawan, Rabu (13/3/2019).

Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 18.00 tadi. Awalnya, bus yang dikemudikan oleh Joko Sundarto (57) warga Karanganyar melaju dari arah barat ke timur. Dari arah yang sama melaju sepeda motor. Sesampai di lokasi kejadian, bus menabrak seorang warga sekitar yang sedang berkendara hingga mengalami luka berat. Karena Kejadian itulah, muncul reaksi warga setempat.

“Mungkin karena korbannya warga situ, memancing reaksi warga sekitar. Tapi ini masih kita dalami soal itu,” lanjutnya.

Dugaan Adanya Dalang dibalik Aksi Pembakaran Bus

Polisi menduga adanya provokasi yang memancing reaksi massa. Kini pihak kepolisian masih memburu provokator aksi pembakaran bus angkutan umum tersebut.

“Perbuatan pembakaran tidak dibenarkan. Lakalantas ya lakalantas, selesaikan serahkan ke pihak kepolisian untuk ditangani. Nggak boleh semena-mena begitu, itu namanya hukum rimba,” kata Kapolres Sleman, AKBP Rizky Ferdiansyah, Rabu (13/3/2019).

Sopir bus saat ini telah diamankan dan dibawa ke Mapolres Sleman untuk menjalani pemeriksaan. Sedangkan korban yang ditabrak telah dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan.

“Sopir masih periksa anggota Satlantas. Kalau korbannya luka berat, penumpang bus tidak ada yang luka,” imbuh Rizky.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*