agen poker online domino poker online
Home » Internasional » Operasi Sedot Lemak Gagal, 3 Ratu Kecantikan Ini Tewas

Operasi Sedot Lemak Gagal, 3 Ratu Kecantikan Ini Tewas

Beliberita.com – Seorang mantan ratu kecantikan di Nigeria kehilangan nyawanya lantaran mengalami kegagalan dalam operasi sedot lemak. Diketahui ia mengalami komplikasi saat operasi pembedahan untuk memindahkan lemak dari bagian tubuhnya yang lain ke bokongnya.

Ahli bedah yang menanganinya diidentifikasi bernama Anu, kini menjadi buron.

Berdasarkan laporan yang didapat, Anu biasanya mempekerjakan dokter asing untuk membantunya dalam operasi, namun kala itu ia ingin mencoba melakukan prosedur itu sendirian. Hasilnya, mantan ratu kecantikan Nigeria, Onwuzuligbo Nneka Miriam pun kehilangan nyawa akibat prosedur malpraktiknya.

Onwuzuligbo Nneka Miriam

Seorang sumber menyatakan, saudara korban telah menunggu lama jalannya operasi tersebut, bahkan sampai ditinggal pergi ke bioskop.

Penasaran karena operasi tak kunjung selesai, dia mendatangi kembali ruang operasi dan melihat adiknya sekarat di meja operasi.

Anu yang berada di sampingnya tidak tahu harus berbuat apa. Miriam mengalami koma karena komplikasi dari operasi.

Perempuan itu kemudian dibawa ke RS Beda di Lekki dan diberi alat pendukung hidup. Kemudian, dia dipindahkan Lagos University Teaching Hospital.

Di sana, Miriam menghembuskan napas terakhirnya pada 3 Februari lalu.

Laporan medis menyebutkan, lemak telah memasuki paru-parunya sehingga menyebabkan kematian.

Beberapa laporan juga menyebutkan, Anu bukan ahli bedah bersertifikat. Namun, dia mendapat popularitas dari para kliennya di Lagos.

Sebelumnya, dia juga pernah melakukan operasi terhadap dua perempuan lain tapi gagal. Operasi mereka harus diperbaiki di rumah sakit lain.

Hingga kini, Anu yang berstatus buron, masih belum diketahui keberadaannya.

Hal Serupa Juga Dialami Ratu Kecantikan dari Duran, Ekuador

Catherine Condo

Catherine Cando, ratu kecantikan asal Duran, Ekuador tewas mengenaskan usai menjalani prosedur sedot lemak (liposuction) yang merupakan hadiah dari ajang kontes tersebut.

Model glamor itu memenangi gelar Queen of Duran pada Oktober 2014. Sebagai kompensasinya, ia mendapatkan sebuah mobil baru, tablet pintar, dan pengobatan bedah kosmetik gratis.

Awalnya, remaja 19 tahun itu menunda menjalani perawatan kosmetik karena merasa tak membutuhkannya. Tapi akhirnya ia menyerah tak lama setelah memenangkan gelar tersebut.

“Aku menjauhi bedah kosmetik. Saat merasa lebih gemuk, aku memilih olahraga untuk menurunkan berat badan,” kata Cando saat penobatan sebagai ratu kecantikan seperti dikutip dari News.com.au, Rabu 14 Januari 2015.

Namun pendiriannya melemah, Cando akhirnya memutuskan untuk menggunakan hadiah bedah kosmetik itu. Sekitar 3 bulan setelah ia dianugerahi gelar Queen of Duran.

“Sebelum menjalani operasi, ia kerap dibujuk banyak ahli bedah. Tapi kala itu pendiriannya keras, dan terus berkata: tidak,” ujar kakak laki-laki Cando, Daniel Zavala.

“Dia bahkan berpikir untuk memberikan treatment itu sebagai hadiah untuk orang lain. Tapi akhirnya dia setuju menjalaninya, meski ‘menelan ludahnya’ sendiri,” tutur Zavala.

Kini sang ratu kecantikan sudah tiada. Ahli bedah yang melakukan prosedur gagal itu dilaporkan telah ditangkap. Dengan tuduhan melakukan kelalaian yang menyebabkan pasien meninggal di meja operasi ketika selama prosedur sedot lemak.

“Saya diberitahu dia meninggal karena edema otak, pembengkakan otak akibat terdapat banyak cairan, tapi staf klinik mengatakan kepada kerabat Cando, bahwa penyebabnya karena serangan jantung,” ungkap pengacara Carlos Reyes Izquierdo.

“Saya telah memerintahkan ahli sitologi, pemeriksaan sel dan patologi untuk mencari tahu apa yang sebenarnya terjadi. Namun, dugaan awal kematian tragis itu terjadi akibat kelalaian dalam prosedur operasi. Namun hingga kini belum ada penjelasan lebih lanjut dari tim dokter terkait,” jelas Izquierdo.

Model Brazil Juga Bernasib Serupa

Pamela Nascimento

Kematian tragis serupa juga menimpa model Brasil Pamela Nascimento. Wanita berusia 27 tahun itu juga meninggal selama operasi sedot lemak pada tahun 2011.

Penyebab kematiannya terdaftar karena mengalami syok hipovolemik, di mana ia kehilangan darah begitu banyak dan jantungnya tidak mampu memompa cukup darah ke tubuh.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*