judi poker bola online Agen Poker, BandarQ, Domino QQ, Bandar Sakong Terpercaya
agen poker online domino poker online
agen poker online agen poker online
Home » Internasional » Nilai Tukar Rupiah Yang Masih Terbilang Tinggi

Nilai Tukar Rupiah Yang Masih Terbilang Tinggi

BeliBerita – Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat masih terbilang tinggi di perdagangan pasar spot pagi ini, Jumat(26/10). Tercatat nilai tukar Rupiah hari ini Rp 15.195 per dolar Amerika Serikat, posisi ini melemah 8 poin atau 0,05 perser di banding kemarin sore, Kamis (25/10) di Rp 15.187.

Di Kawasan Asia, Rupiah melemah bersama beberapa mata uang lainnya. Mulai dari bath Thailand melemah 0,12 persen, ringgit Malaysia minus 0,08 persen, dan dolar Singapura minus 0,05 persen.

Namun beberapa mata uang lainnya justru masih berada pada zona hijau, seperti won Korea Selatan menguat hingga 0,05 persen, peso Filipina 0,01 persen, dolar Hongkong 0,01 persen, dan yen Jepang 0,01 persen.

Rupiah Yang Menguat

Dengan posisi kurs pagi ini,depresiasi mata uang Indonesia sejak awal tahun ini sebesar 12,19 persen. Di pasar spot, hari ini Rupiah di perkirakan akan melaju pada harga Rp 15.193 hingga Rp 15.210 per dolar AS.

Sementara itu, berdasarkan data kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) Bank Indonesia, Rupiah hari ini menguat 3 poin ke posisi Rp 15.207 per dolar AS dari posisi sebelum nya.

Sementara mayoritas mata uang utama negara maju melemah dari mata uang Negeri Paman Sam. hanya poundsterling Inggris dan rubel Rusia yang menguat, masing-masing 0,01 persen dan 0,02 persen.

Sedangkan Franc Swiss melemah 0,21 persen, dolar Australia minus 0,14 persen, dolar Kanada minus 0,11 persen, dan euro Eropa minus 0,06 persen.

Perkiraan Pergerak Rupiah

Analis CSA Research Institute Reza Priyambada memperkirakan Rupiah akan meneruskan pergerakan mendatar atau sideways pada hari ini, seperti yang terjadi sejak awal pekan. Artinya, sekalipun menguat atau menurun, perubahan nilai tukar rupiah hanya akan berubah tipis.

“Meski rupiah menguat, ini belum mengubah tren yang terjadi, yaitu kecenderungan sideways. Hal ini karena sentimen dalam negeri hanya membuat pergerak rupiah berada di kisaran yang sempit,” Tutur nya kepada BeliBerita.com.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*