agen poker online domino poker online
Home » viral » Menurut Dokter, ini loh Penyebab Kaki Kram dan Kesemutan
Kram dan Kesemutan Pada Kaki

Menurut Dokter, ini loh Penyebab Kaki Kram dan Kesemutan

Beliberita.com – Pernahkah Anda melakukan suatu aktivitas dan olahraga, tiba-tiba kaki Anda mengalami kesemutan dan kram. Kondisi seperti ini bisa dialami oleh semua orang, termasuk orang yang sehat sekalipun. Faktor penyebab kaki kram dan kesemutan juga beragam.

Berikut adalah berbagai penyebab dan faktor risiko kaki kram dan kesemutan:

1. Malnutrisi
Kaki yang kram dan kesemutan dapat menjadi gejala adanya masalah kurang gizi atau malnutrisi. Biasanya kedua kakilah yang paling kerap mengalaminya. Malnutrisi sama dengan keadaan di mana tubuh kita kekurangan vitamin B kompleks dan kondisi akan memburuk ketika kebutuhan B12, B6, dan B1 tidaklah segera dipenuhi.

2. Suplai darah yang tidak memadai
Penyempitan pembuluh darah yang mengalirkan darah ke kaki Anda dapat menimbulkan nyeri, misalnya kram di kaki saat Anda sedang berolahraga. Kram ini biasanya hilang dengan cepat setelah Anda beristirahat.

3. Dehidrasi
Dehidrasi, yaitu kondisi di mana tubuh kekurangan cairan, juga bisa memicu kram kaki. Dehidrasi berat dapat menyebabkan gangguan elektrolit yang kemudian menyebabkan kaki kram.

Baca juga: 8 Manfaat Infused Water Seperti yang Diminum Sandiaga Uno

 

4. Cedera
Mengalami cedera atau menggunakan otot secara berlebihan juga bisa jadi penyebab kram kaki. Terlalu lama duduk, berdiri terlalu lama di atas permukaan yang keras, atau meletakkan kaki pada posisi yang tidak nyaman selama tidur juga dapat membuat otot kaki menegang atau kram. Kurang pemanasan sebelum berolahraga juga sering menyebabkan kaki kram.

5. Ketidakseimbangan Hormon

Orang yang mengalami gangguan hormon, biasanya cenderung lebih mudah sakit. Kondisi ketidak seimbangan pada hormon bila dibiarkan tak diatasi terlalu lama, biasanya akan menyebabkan perempuan mengalami infertilitas atau kurang subur dikarenakan kekurangan hormon.

6. Kekurangan Mineral
Kekurangan mineral, seperti kalium, kalsium, dan magnesium, dapat menyebabkan kaki kram.

 

Baca Juga : Sering Merasa Pusing? Mungkin Anda Kekurangan Zat Besi dalam Tubuh

 

7. Efek Samping dari Obat-obatan
Obat-obatan seperti pil kontrasepsi, obat antipsikotik, diuretik, statin, obat asma, dan kortikosteroid juga bisa meningkatkan risiko mengalami kram.

8. Infeksi
Infeksi, misalnya tetanus, bisa menyebabkan kaku otot dan kram.

9. Penyakit Hati
Penyakit yang melibatkan organ hati bisa menyebabkan kram pada kaki. Ketika organ hati tidak bisa bekerja dengan baik, racun di dalam darah akan meningkat dan bisa membuat otot kram.

10. Kehamilan
Kondisi kram sudah biasa terjadi pada ibu hamil, terutama saat bulan-bulan terakhir kehamilan. Kemungkinan hal ini terjadi oleh karena kekurangan kalium dan magnesium, atau karena aliran darah ke kaki yang kurang lancar.

11. Tekanan Terhadap Saraf
Tekanan pada saraf tulang belakang bisa membuat kaki kram dan terasa nyeri, yang bisa memburuk makin lama Anda berjalan. Berjalan dengan posisi sedikit membungkuk ke depan biasanya dapat meringankan nyeri.

12. Kondisi Medis Lainnya
Penyakit ginjal, penyakit tiroid, diabetes, atau masalah aliran darah (penyakit arteri perifer) juga berisiko meningkatkan terjadinya kram.

Setelah Mengetahui Penyebab Kaki Kram dan Kesemutan, Inilah Cara Menanganinya:

1. Hentikan aktivitas dan lemaskan otot
Lakukanlah peregangan ringan, misalnya dengan menggerakkan kaki atau berjalan perlahan-lahan.

2. Pijat
Memijat bagian otot yang menegang bisa membantu meredakan kram. Namun, jangan memijat kaki kram terlalu kencang karena dapat memengaruhi kelancaran aliran darah.

3. Kompres
Kompres atau mandi dengan air panas bisa membantu mangatasi kram. Namun, cara ini tidak dianjurkan bagi penderita diabetes atau cedera saraf tulang belakang. Selain itu, mengombinasikan kompres hangat dengan kompres dingin juga dapat membantu meringankan kaki kram.

4. Minum air putih
Minum air putih atau minuman yang mengandung elektrolit, untuk mengisi cairan tubuh. Cara ini mungkin membutuhkan waktu yang relatif lebih lama, namun bisa mencegah terjadinya kram lebih lanjut.

5. Konsumsi makanan kaya magnesium
Konsumsilah makanan seperti kacang-kacangan dan biji-bijian, yang kaya akan magnesium, bila Anda sering mengalami kram kaki yang tidak terkait dengan kondisi kesehatan lainnya. Bila perlu, Anda bisa mengonsumsi suplemen magnesium. Namun untuk ibu hamil, sebaiknya berkonsultasi dahulu dengan dokter apabila ingin mengonsumsi suplemen ini.

6. Gunakan obat-obatan pereda sakit
Anda bisa mengonsumsi obat penghilang rasa sakit, seperti paracetamol atau gel penghilang nyeri, sesuai petunjuk penggunaan.

Untuk mencegah kram datang lagi, cobalah untuk sesekali melakukan pijatan pada bagian tubuh yang sering kram, melakukan pemanasan sebelum berolahraga, mencukupi kebutuhan air putih dan mineral seperti kalsium, magnesium, dan lainnya. Selain itu, pakailah alas kaki yang layak dan nyaman untuk bergerak.

Jika keluhan kaki kram sering muncul tanpa diketahui pasti penyebabnya, sebaiknya Anda berkonsultasi ke dokter.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*