agen poker online domino poker online
Home » Nasional » Jakarta Darurat Akan Tanah yang Turun Mencapai 7 Cm per Tahun

Jakarta Darurat Akan Tanah yang Turun Mencapai 7 Cm per Tahun

Baru-baru ini Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mendapat informasi laporan bahwa saat ini di Jakarta sedang mengalami penurunan tanah sekitar 7 cm dalam setiap tahunnya. Lebih dalam di bagian pesisir utara yang bisa mencapai 20cm per tahun.

Jakarta sedang mengalami krisis penurunan tanah yang menurut Anies bukan hanya sekedar perubahan alam tetapi segelintir warga DKI yang tidak bisa menjaga alam dan ulah warga yang sembarangan memanfaatkan sumber daya lingkungan yang ada di DKI Jakarta.

“Tentu ini bukan hanya bisa kita lihat karena perubahan fenomena alam yang terjadi, kita harus sadari bahwa ini adalah ulah dari manusia yang bertempat tingal di DKI Jakarta ini. Oleh sebab itu kita harus cepat mengambil solusi dari apa yang terjadi saat ini”.

Menurut pengamatan dari seorang Trubus Radiansyah yang merupakan seorang pengamat dari Universitas Trisakti memang tanah di Jakarta sudah tidak bisa di anggap sebelah mata karena dianggap sudah diluar kendali kita.

“Bisa menjadi peringatan bagi kita semua karena seharusnya penuruan tanah itu hanya 3 sampai 4 cm, akan tetapi saat ini penurunan tanah bisa mencapai 7 cm, itu masalah kita dalam memanfaatkan air tanah yang tidak bisa kita kendalikan”, tutur Trubus.

“Akibat tanah yang semakin menurun, tentu dalam penanganan banjir akan menjadi semakin sulit, lingkungan semakin buruk, dan kita harus menangani hal ini dengan bijak”.

Dalam menangani kasus ini Trubus menghimbau seluruh warga DKI untuk dapat megurangi sedikit penggunaan air tanah dan mencoba untuk mengalihkan penggunaan air melalui PAM.

Saat ini Anies sudah meminta tim-tim terkait untuk melakukan pengecekan terhadap sumur-sumur resapan. Dia menargetkan setidaknya ada 80 gedung yang di cek dalam tenggat waktu 2 minggu.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*