agen poker online domino poker online
Home » Nasional » Heboh, Gudang Logistik Pemilu Pesisir Selatan Terbakar

Heboh, Gudang Logistik Pemilu Pesisir Selatan Terbakar

Beliberita.com, Padang – Gudang logistik Pemilu di Kecamatan Koto XI Tarusan, Pesisir Selatan, Sumatera Barat, terbakar. Laporan dari Antara, lokasi tempat kotak suara yang terbakar sudah dipasang garis polisi dan terlihat puluhan polisi berseragam berjaga di lokasi.

Kapolres Pesisir Selatan, AKBP Ferry Herlambang dan Komandan Kodim 0311/Pesisir Selatan, Letkol Kav Edwin Dwiguspana, juga sudah ada di lokasi.

Komisioner KPU Pesisir Selatan, Medo Patria, mengatakan, ada 10 kotak suara yang terbakar. Untuk surat suara belum diketahui apakah ada yang terbakar atau tidak.

“Yang terbakar sekitar 10 kotak suara, kendati demikian kami masih akan menghitung ulang,” tutur Medo.

Gudang kotak suara Pemilu 2019 di Kabupaten Pesisir Selatan hangus terbakar. Peristiwa itu terjadi Senin (22/4/2019) dinihari. Gudang yang terbakar itu merupakan gudang logistik di Kantor Penitia Pemilihan Kecamatan (PPK) Kecamatan Koto XI Tarusan. Di sana terdapat 785 kotak suara yang berasal dari 157 Tempat Pemungutan Suara (TPS).

Polisi Menduga Gudang Logistik KPU Pesisir Selatan Sengaja Dibakar

Kapolres Pesisir Selatan AKBP Fery Herlambang mengatakan, pihaknya menduga gudang logistik pemilu di Kecamatan Koto XI Tarusan, Pesisir Selatan, Sumatera Barat (Sumbar) sengaja dibakar.

“Ada dugaan sengaja dibakar karena yang terbakar itu hanya sebagian. Korselting atau arus pendek dipastikan bukan penyebabnya karena listrik tidak padam. Kendati demikian, kita masih menyelidikinya apakah sengaja atau tidak,” kata Fery kepada Kompas.com, saat meninjau kebakaran gudang logistik tersebut, Senin (22/4/2019).

Fery menyebutkan pada malam sebelum kebakaran, dilakukan penghitungan surat suara di dua tempat yaitu di aula dan kantor camat Koto XI Tarusan yang lokasinya bersebelahan berjarak sekitar 10 meter.

Penghitungan suara di aula sudah selesai sekitar pukul 00.00 WIB, sementara di kantor camat masing berlangsung hingga kebakaran terjadi pukul 01.00 WIB.

“Saat itu peserta yang mengikuti penghitungan di kantor camat terkejut karena ada api dari aula. Mereka langsung memadamkan api sehingga tidak menyebar ke daerah lain,” ujarnya.

Fery menyebutkan tim Inafis dari Polda Sumbar sudah turun untuk melakukan identifikasi di lokasi kebakaran.

“Kita akan bergerak cepat untuk melakukan penyelidikan. Beberapa saksi akan segera kita minta keterangan,” tegasnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*