judi poker bola online Agen Poker, BandarQ, Domino QQ, Bandar Sakong Terpercaya
agen poker online domino poker online
agen poker online agen poker online
Home » Nasional » Buntut Kasus Penganiayaan Terhadap Pegawai KPK

Buntut Kasus Penganiayaan Terhadap Pegawai KPK

Beliberita.com – Polda Metro Jaya menaikkan status dugaan penganiayaan terhadap pegawai KPK menjadi penyidikan. Namun belum ada tersangka dalam kasus ini.

“Kasus penganiayaan pegawai KPK sudah naik penyidikan sejak hari Senin,” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Argo Yuwono, Rabu (6/2/2019).

Dua pegawai KPK diduga menjadi korban penganiayaan di Hotel Borobudur, Jakarta Pusat, Sabtu (2/2) tengah malam. Penganiayaan itu terjadi saat keduanya sedang melakukan tugas cross check atas informasi masyarakat terkait indikasi korupsi.

Pelaku yang diduga terkait rombongan Pemprov Papua kemudian memukuli korban dengan tangan kosong hingga membuat pegawai KPK terluka.

Pegawai KPK vs Pemprov Papua

Kasus dugaan penganiayaan terhadap pegawai KPK ini pun semakin memanas.  Kedua pihak saling melapor ke Polda Metro Jaya. Pegawai KPK melaporkan kejadian pemukulan yang ia alami ke Polda Metro Jaya.

Namun pihak Pemprov Papua juga melaporkan balik pegawai KPK tersebut. Laporan pihak Pemprov Papua diwakilkan kepada Alexander Kapisa.

Dalam laporan tersebut, pelapor mengadukan pencemaran nama baik dan/atau fitnah melalui media elektronik.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono mengatakan pihaknya tengah menyelidiki dua laporan tersebut.

“Iya sedang kita selidiki, namanya juga laporan masyarakat ya harus kita tindak lanjuti,” kata Argo, Selasa (5/2/2019).

Argo mengatakan, pihaknya akan menganalisis terlebih dahulu laporan dari kedua pihak. Selanjutnya, polisi akan meminta keterangan dari masing-masing pelapor.

“Nanti pelapor akan dimintai keterangan, dari dua-duanya,” imbuhnya.

Laporan pihak Pemprov Papua diwakilkan kepada Alexander Kapisa. Dalam laporan tersebut, pelapor mengadukan pencemaran nama baik dan atau fitnah melalui media elektronik sebagaimana tertuang dalam Pasal 27 ayat (3) jo Pasal 45 ayat (3) dan atau Pasal 35 jo Pasal 51 ayat (1) UU No 19 Tahun 2016 tentang Perubahan atas UU RI No 11 Tahun 2008 tentang ITE.

Di sisi lain, pegawai KPK Muhammad Gilang Wicaksono melaporkan dugaan pengeroyokan yang dialaminya. Gilang melaporkan terlapor dengan tuduhan Pasal 170 KUHP tentang pengeroyokan dan atau Pasal 211 KUHP dan atau Pasal 212 KUHP.

Pengeroyokan terjadi saat Gilang dan rekannya melakukan pencarian data di Hotel Borobudur, Minggu (3/2). Keduanya lalu didatangi oleh sekitar 10 orang pelaku.

Pegawai KPK dan pihak Pemprov Papua kemudian memukuli korban dengan tangan kosong,hingga keduanya mengalami luka.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*