judi poker bola online Agen Poker, BandarQ, Domino QQ, Bandar Sakong Terpercaya
agen poker online domino poker online
agen poker online agen poker online
Home » Nasional » Berniat Mendarat, Helikopter Jatuh di Kawasan Tasikmalaya

Berniat Mendarat, Helikopter Jatuh di Kawasan Tasikmalaya

Beliberita.com – Sebuah helikopter jatuh di kawasan Situhiang, Cigalantong, Tasikmalaya, Jawa Barat. Saat itu, helikopter mengangkut 4 orang. Tiga diantaranya mengalami luka berat, sementara 1 orang luka ringan. Mereka pun dilarikan ke RS Singaparna Medika Citrautama (SMC), Tasikmalaya.

Diketahui identitas 4 orang yang menjadi penumpang helikopter tersebut yakni Fuad Humran (anggota Polri), Tuti Budiawati (pegawai swasta), Agung Raharja (pegawai swasta asal Bandung) dan Johny Fajar Sofyan seorang PNS asal Bandung.

Helikopter Malah Jatuh Saat Mencoba Mendarat

Kecelakaan tersebut disebabkan karena pilot helikopter berniat melakukan pendaratan darurat. Namun belum diketahui apa yang menyebabkan pilot memutuskan untuk mendarat darurat.

Juru Bicara Basarnas Jabar Joshua Banjarnahor mengatakan timnya sudah berkomunikasi dengan pilot Fuad Humran. Ia memastikan kondisi Fuad mulai stabil karena mengalami luka ringan.

“Kami sudah bisa komunikasi (dengan pilot). Ini merupakan kecelakaan pesawat yang mana pilot berniat melakukan pendaratan darurat,” kata Joshua merujuk pengakuan Fuad, Sabtu (16/3/2019).

“Tapi kami belum mengetahui hal apa yang membuat pilot itu melakukan pendaratan darurat,” kata Joshua.

Saat ini keempat korban helikopter tersebut mendapat perawatan di RS SMC Singaparna. Tiga korban atas nama Agung Raharja (Co pilot), R Johny Fajar Sofyan (penumpang) dan Tuti Budiawati (penumpang) mengalami luka berat.

“Sementara Fuad Humran (pilot) mengalami luka ringan,” jelas dia.

Helikopter tipe BO-105M PK-EAH ini terbang dengan rute Kawalu-Wanaraja. Namun, belum diketahui mengenai penyebab jatuhnya helikopter milik PT Air Transport Service itu.

Helikopter Masih Belum Dievakuasi

Tim SAR (Search and Rescue) masih menunggu kedatangan Komisi Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT).

“Belum dievakuasi. Kita menunggu tim dari KNKT,” kata Juru Bicara Basarnas Jabar Joshua Banjarnahor via pesan singkat, Sabtu (16/3/2019).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*