agen poker online domino poker online
Home » Nasional » Anggota Komisi III Marah saat Interupsinya tidak Ditanggapi KPK

Anggota Komisi III Marah saat Interupsinya tidak Ditanggapi KPK

Suasana saat rapat kerja antara Komisi Pemberantasan Korupsi dengan Komisi III DPR yang berlangsung di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, pada hari Selasa (12/9/2017), diwarnai suasana tegang. Seorang anggota Komisi III DPR marah kepada Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi, yakni Saut Situmorang karena dirinya merasa tidak ditanggapi.

Awalnya Saut, diminta oleh pemimpin rapat Wakil Ketua Komisi III Benny Harman menjelaskan proses pemilahan kasus di Direktorat Pengaduan Masyarakat (Dumas) di KPK. Sebabnya, Benny ingin mengetahui bagaimana proses pemilahan pelaporam hingga diproses ke tingkat penyelidikan.

Saut pun lantas menjelaskan, Dumas KPK memperoleh pengaduan, lantas memilah apakah pelaporan tersebut termasuk dalam tindak pidana korupsi atau bukan. Jika masuk dalam tindak pidana korupsi maka akan diteruskan untuk divalidasi terhadap pelapor.

Namun, Benny merasa tidak puas dengan jawaban Saut. Ia menilai jawab Saut tidak sesuai dengan pertanyaan yang ia ajukan. Saut lantas mengatakan dirinya telah menjawab semua pertanyaan Benny.

“Sudah saya sampaikan semuanya tadi bagaimana prosesnya dari menerima pengaduan sampai validasi ke pelapor. Mungkin, Bapak aja yang enggak dengar” kata Saut menjawab Benny.

Lalu perdebatan antara Benny dan Saut tiba-tiba dipotong oleh interupsi oleh seorang anggota Komisi III dari Fraksi Partai Gerindra, yakni Wenny Warouw. “Saya ini mantan penyidik, tapi bukan begini cara kerja penyidik,” kata Wenny.

Namun, saat Wenny menginterupsi, Saut tetap berbicara untuk menyelesaikan penjelasannya kepada Benny Harman. Wenny berteriak dan memprotes karena ia merasa interupsinya tidak ditanggapi Saut.

“Dengar dulu saya bicara! Dalam proses tadi Pimpinan (rapat kerja) menanyakan penerimaan pengaduan perkara, bukan penyelidikan. Itu yang diminta,” kata Wenny. Setelah peserta rapat mendengar ucapan Wenny, suasana sempat terasa tegang. Namun, Saut sama sekali tidak merespons ucapan Wenny itu.

Selanjutnya, penjelasan dalam rapat disampaikan oleh Wakil Ketua KPK yang lain, Alexander Marwata. Rapat kerja pun kembali berjalan seperti biasa.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*